Selasa, 13 Oktober 2015

Keuntungan menggunakan jaringan komputer



·         Speed
Dengan jaringan komputer pekerjaan akan lebih cepat, fasilitas sharing akan memudahkan transfer data antar komputer.
·         Cost
Sumber daya hardware dapat diminimalisir karena dapat berbagi hardware antar komputer.
·         Security
Jaringan komputer memberikan layanan hak akses terhadap file atau sumber daya yang lain.
·         Centralized Software Management
Salah satu keuntungan jaringan komputer adalah pemusatan program aplikasi. Ini akan mengurangi waktu dan tenaga untuk instalasi program dimasing-masing komputer.
·         Resource Sharing
Jaringan komputer dapat mengatasi terbatasnya hardware (printer, CDROM, dll) maupun data.

·         Flexible Access
User dapat mengakses data yang terpusat dari komputer manapun. 

Tujuan Jaringan Komputer

    
·         Membagi sumber daya dan data, contohnya: berbagi data (dokumen, spreadsheet, film, dan lainnya), berbagi hardware (pemakaian printer, CPU, memori, harddisk)
·         Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
·         Akses informasi: contohnya web browsing

Pada model komputer stand alone setiap proses bertukar data harus melalui mekanisme pemindahan data melalui media penyimpan eksternal misal CD, Flash Disk, Eksternal Hardisk dan lain-lain. Apabila jarak antara dua PC stand alone cukup dekat, katakanlah dalam satu ruangan, mungkin waktu yang diperlukan untuk memindahkan data cukup singkat, tetapi bila jarak antara dua PC tersebut cukup jauh bahkan berbeda kota atau pulau dapat dipastikan waktu yang diperlukan jauh lebih lama. Akan tetapi dengan komputer yang terhubung melalui jaringan pemindahan data antar komputer dapat dilakukan dengan lebih cepat. Dari hal tersebut jaringan komputer dapat meningkatkan efisiensi transfer data cukup signifikan.

Materi Jaringan Komputer dan Manfaat Mempelajarinya Materi KKPI SMK KELAS XII


Jaringan komputer memiliki banyak manfaat bagi para pengguna komputer. Oleh karena itu, ilmu ini layak dipelajari oleh siapa saja. Tidak melulu mereka yang tengah meretas karier di bidang IT. Sebab, dengan mempelajari materi jaringan komputer hingga menguasai, para pengguna komputer, siapa pun dia, akan dapat memetik berbagai manfaat jaringan komputer tersebut. Manfaat jaringan komputer sendiri, antara lain sebagai berikut.
1. Dapat berbagi beragam sumber daya dengan pengguna komputer lain kapan saja. Tanpa terkendala lokasi komputer, kondisi komputer, atau penggunaan komputer oleh pengguna lain dalam satu jaringan.
2. Ketika satu komputer mengalami berbagai kendala sehingga tidak dapat digunakan secara optimal, untuk mengambil data ke server dapat digunakan dengan komputer lain dalam satu jaringan.
3. Pertukaran informasi antarpengguna komputer dapat berlangsung dengan mudah, cepat, dan efisien.
4. Semua pengguna komputer yang memiliki hak dapat mengakses data yang disimpan di server sehingga pekerjaan dapat berlangsung dengan lebih efisien dan kinerja para pengguna pun dapat ditingkatkan.
5. Meminimalkan kehilangan data akibat serangan virus komputer.
6. Keamanan data lebih terjamin karena hanya pihak-pihak yang berkepentingan yang dapat mengakses dokumen.
Jaringan komputer memiliki fungsi-fungsi penting yang beragam. Oleh karena itu, dengan mempelajari materi jaringan komputer, lalu mampu menciptakan jaringan komputer dan mengatasi ketika timbul masalah, tentu akan menambah perbendaharaan pengetahuan seseorang, membuatnya tidak bergantung kepada orang lain, dan dapat memanfaatkannya untuk berbagai tujuan yang positif serta menguntungkan.
Materi yang dipelajari dalam ilmu jaringan komputer, antara lain pengertian jaringan komputer, jenis-jenis jaringan komputer, bentuk fisik/topologi jaringan, perangkat keras dalam jaringan komputer, instalasi perangkat keras, instalasi perangkat lunak, bagaimana melakukan koneksi jaringan komputer, keamanan jaringan, pengaturan pembagian berbagai sumber daya jaringan, identifikasi masalah pada koneksi jaringan, dan sebagainya.
Dalam proses belajar, materi jaringan komputer ini tentu dipecah-pecah lagi dalam subtema yang lebih detail dan spesifik. Jadi, jika Anda belajar tentang jaringan komputer, Anda akan memiliki pemahaman dan penguasaan yang komprehensif. Hingga dapat mempraktikkan dan memanfaatkan ilmu tersebut dengan sebaik-baiknya.
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).
Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasi. Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit:
• masuk atau log in ke sebuah mesin
• menyampaikan tugas dari jauh
• memindahkan file-file
• menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
Tujuan jaringan komputer adalah untuk:
1. Resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai.
2. High reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternative kapanpun diperlukan.
3. Saving Money/menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server.
4. Scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.
5. Medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi.Baik untuk mengakses dan mendapatkaninformasi dari jarak jauh atau dalam hal melakukan komunikasi personal
6. Cepat dan Efisien : Jaringan komputer memungkinkan proses pengiriman data berlangsung dengan cepat dan efisien. Misal: Pengiriman surat tidak perlu lagi menggunakan kertas yang dikirimkan dan sampainya dalam waktu berhari-hari, cukup dengan menggunakan email yang membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.
7. Real Time :Jaringan komputer bisa memudahkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain dengan komunikasi melalui pesan teks, gambar, audio dan video secara langsung atau real time.
Integrasi Data : Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat
lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.
Keamanan Data : Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehinggadata mendapatkan perlindungan yang efektif.
Hiburan interaktif : tidak dapat di pungkiri bahwa kebutuhan manusia dalam mengakses data dan informasi tidak sebatas pada bentuk data yang statik akan tetapi juga informasi dalam bentuk data bergerak (animasi, video, games dan lain) yang memungkinkan setiap orang menyaksikan informasi tersebut kapan dan dimanapun berada.
Klasifikasi Jaringan
Klasifikasi jaringan komputer dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, antara lain berdasarkan :
Berdasarkan Fungsi
Berdasarkan fung dapat terbagi kedalam :
Jaringan Client-Server : Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan
- Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
- Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
- Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
Kelemahan
- Biaya operasional relatif lebih mahal.
- Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
- Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
Jaringan Peer To Peer : Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan
1. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
2. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Kelemahan
4. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
5. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap
6. komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
7. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
8. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.
Berdasarkan Topologi
Topologi bus : Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

1. Topologi bintang (Star): Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke concentrator. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
2. Topologi cincin : Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.
Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu. Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau
tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

3. Topologi mesh : Jaringan ini dirancang dimana masing-masing komputer dan perangkat dalam jaringan saling berhubungan satu sama lain. Hal ini memungkinkan sebagian besar transmisi yang akan didistribusikan secara merata , bahkan jika salah satu dari koneksi turun. Sambungan antara perangkat dan node yang berbeda (komputer) dilakukan melalui hop. Beberapa perangkat dan node yang terhubung melalui hop tunggal dan beberapa yang terhubung dengan lebih dari satu hop. Dalam topology mesh, setiap node terhubung ke setiap node lain dalam jaringan.

4. Topologi pohon: Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Keunggulan jaringan model pohon seperti ini adalah dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi
maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara Kerja jaringan pohon ini relatif lebih lambat.
Berdasarkan Distribusi/Transmisi
Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:
jaringan broadcast : memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket dan dikirimkan oleh suatu mesin kemudian diterima oleh mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat pada paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima sebuat paket, mesin akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka mesin akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.
Jaringan point-to-point : terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada jaringan point-to-point.
Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang lebih kecil dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih besar umumnya mengunakan point-to-point.
Berdasarkan Media Transmisi Penggunaan media transmisi pada jaringan komputer merupakan sesuatu hal yang pasti digunakan, Penggunaan dan pemakaian media transmisi akan sangat tergnatung pada hal berikut :
Biaya, yang meliputi :
1. investasi: yaitu biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan infrastruktur.
2. Biaya operasional: yaitu biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan peralatan.
• Spesialis jaringan harus mencari titik optimal antara biaya investasi dan biaya operasional.
• Sebelum memutuskan jaringan macam apa yang akan dibangun, para spesialis harus memahami dulu kebutuhan pengguna.
• Setelah itu memutuskan jaringan macam apa yang sesuai dengan kebutuhannya.
• Untuk menghemat biaya investasi para spesialis jaringan memutuskan untuk membuat jaringan komputer dengan memanfaatkan jaringan telepon. Keputusan semacam ini tidak selalu benar karena bisa jadi jaringan telepon yang ada tidak andal (sering drop). Sehingga memakan biaya operasional yang besar.
Instalasi : Masing-masing media memiliki tingkat kesulitan instalasi yang berbeda
• Tidak semua media bisa ditangani oleh orang biasa. Sebagian membutuhkan peralatan dan latihan, sebagian membutuhkan pengetahuan dan keahlian seorang spesialis.
• Misalnya kabel UTP relatif mudah sehingga bisa ditangani oleh orang awam.
• Sedangkan kabel serat optik membutuhkan penanganan oleh seorang ahli.
Kapasitas Bandwith
• Kapasitas media diukur dengan bandwidth yang satuannya adalah megabit per second (Mbps).
• Dalam istilah komunikasi bandwidth adalah lebar frekuensi yang bisa dilayani oleh suatu media, sedangkan dalam istilah jaringan komputer bandwidth adalah jumlah bit yang dapat ditransmisikan melalui media setiap detik.
• Media yang kapasitasnya besar memiliki bandwidth yang tinggi sedangkan media yang kapasitasnya kecil memiliki bandwidth yang rendah. Contohnya ethernet memiliki bandwidth 10 Mbps.
• Bandwidth yang tinggi akan meningkatkan keandalan jaringan, tapi panjang kabel dan teknik sinyal dapat memperbaiki bandwidth kabel.
Redaman (Attenuation)
• Sinyal elektromagnet cenderung melemah selama transmisi.
• Fenomena ini disebut redaman (attenuation). fenomena ini terjadi karena sinyal tersebut diserap oleh media.Contoh yg sering kita alami adalah dua orang saling berteriak dari jauh. ika posisi kedua orang tersebut semakin jauh maka suara yang terdengar semakin kecil. Hal ini menyebabkan sinyal tidak mampu mencapai tujuan dengan sempurna (pasti mengalami degradasi) artinya sinyal yang sampai ke tujuan bukan 0 dan 1 lagi. Shg bisa terjadi kesalahan komunikasi.
• Untuk menghindari hal ini penggunaan kabel jaringan jangan sampai melebihi batas maksimum yang direkomendasikan.
Kekebalan terhadap interferensi elektromagnet : Interferensi elektromagnet (IEM) disebabkan oleh gelombang elektromagnet dari luar media.
• Biasanya disebut noise atau derau.
• IEM ini sedikit banyak akan mengganggu sinyal yang dikirim melalui media transmisi dan mempersulit jaringan untuk menerjemahkan sinyalnya.
• Masing-masing media memiliki kemampuan yang berbeda untuk menghadapi IEM.
• Sebagian media lebih mudah diganggu IEM daripada yang lain.
• Semakin mudah suatu media diganggu IEM maka semakin mudah komunikasi melalui media tersebut disadap. Shg keamanan komunikasi melalui jaringan tersebut tidak terjamin.

1.        

Tujuan jaringan komputer

Tujuan jaringan komputer adalah untuk:
1. Resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai.
2. High reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternative kapanpun diperlukan.
3. Saving Money/menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server.
4. Scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.
5. Medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi.Baik untuk mengakses dan mendapatkaninformasi dari jarak jauh atau dalam hal melakukan komunikasi personal
6. Cepat dan Efisien : Jaringan komputer memungkinkan proses pengiriman data berlangsung dengan cepat dan efisien. Misal: Pengiriman surat tidak perlu lagi menggunakan kertas yang dikirimkan dan sampainya dalam waktu berhari-hari, cukup dengan menggunakan email yang membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.
7. Real Time :Jaringan komputer bisa memudahkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain dengan komunikasi melalui pesan teks, gambar, audio dan video secara langsung atau real time.
Integrasi Data : Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat
lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.
Keamanan Data : Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehinggadata mendapatkan perlindungan yang efektif.
Hiburan interaktif : tidak dapat di pungkiri bahwa kebutuhan manusia dalam mengakses data dan informasi tidak sebatas pada bentuk data yang statik akan tetapi juga informasi dalam bentuk data bergerak (animasi, video, games dan lain) yang memungkinkan setiap orang menyaksikan informasi tersebut kapan dan dimanapun berada.

Materi Jaringan Komputer dan Manfaat Mempelajarinya


Jaringan komputer memiliki banyak manfaat bagi para pengguna komputer. Oleh karena itu, ilmu ini layak dipelajari oleh siapa saja. Tidak melulu mereka yang tengah meretas karier di bidang IT. Sebab, dengan mempelajari materi jaringan komputer hingga menguasai, para pengguna komputer, siapa pun dia, akan dapat memetik berbagai manfaat jaringan komputer tersebut. Manfaat jaringan komputer sendiri, antara lain sebagai berikut.
1. Dapat berbagi beragam sumber daya dengan pengguna komputer lain kapan saja. Tanpa terkendala lokasi komputer, kondisi komputer, atau penggunaan komputer oleh pengguna lain dalam satu jaringan.
2. Ketika satu komputer mengalami berbagai kendala sehingga tidak dapat digunakan secara optimal, untuk mengambil data ke server dapat digunakan dengan komputer lain dalam satu jaringan.
3. Pertukaran informasi antarpengguna komputer dapat berlangsung dengan mudah, cepat, dan efisien.
4. Semua pengguna komputer yang memiliki hak dapat mengakses data yang disimpan di server sehingga pekerjaan dapat berlangsung dengan lebih efisien dan kinerja para pengguna pun dapat ditingkatkan.
5. Meminimalkan kehilangan data akibat serangan virus komputer.
6. Keamanan data lebih terjamin karena hanya pihak-pihak yang berkepentingan yang dapat mengakses dokumen.
Jaringan komputer memiliki fungsi-fungsi penting yang beragam. Oleh karena itu, dengan mempelajari materi jaringan komputer, lalu mampu menciptakan jaringan komputer dan mengatasi ketika timbul masalah, tentu akan menambah perbendaharaan pengetahuan seseorang, membuatnya tidak bergantung kepada orang lain, dan dapat memanfaatkannya untuk berbagai tujuan yang positif serta menguntungkan.
Materi yang dipelajari dalam ilmu jaringan komputer, antara lain pengertian jaringan komputer, jenis-jenis jaringan komputer, bentuk fisik/topologi jaringan, perangkat keras dalam jaringan komputer, instalasi perangkat keras, instalasi perangkat lunak, bagaimana melakukan koneksi jaringan komputer, keamanan jaringan, pengaturan pembagian berbagai sumber daya jaringan, identifikasi masalah pada koneksi jaringan, dan sebagainya.
Dalam proses belajar, materi jaringan komputer ini tentu dipecah-pecah lagi dalam subtema yang lebih detail dan spesifik. Jadi, jika Anda belajar tentang jaringan komputer, Anda akan memiliki pemahaman dan penguasaan yang komprehensif. Hingga dapat mempraktikkan dan memanfaatkan ilmu tersebut dengan sebaik-baiknya.
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).
Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasi. Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit:
• masuk atau log in ke sebuah mesin
• menyampaikan tugas dari jauh
• memindahkan file-file
• menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan

Rabu, 05 Agustus 2015

PROSA B.INDONESIA 05-08-2015

* Prosa Fiksi ====> prosa yang berisi rekaan sebagai hasil imajinasi pengarang.
CONTOH: Novel, Roman, dan Cerpen

* Prosa NonFiksi====>  prosa yang berisi fakta atau pendapat logis sebagai hasil kajian atau pengamatan terhadap suatu objek
CONTOH: Esai, Resensi, Kritik, Biografi, dan OtoBiografi

 PENGERTIAN: - ESAI adalah uraian atau upasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya. isinya bisa berupa hikhmah hidup, tanggapan, renungan atau komentar tentang budaya, fenomensial, politik, pementasan drama, dan film
-RESEENSI adalah pertimbangan atau pembicaraan atau ulasan suatu karya (buku, film, drama). isinya bersifat memaparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari berbagai aspek seperti tema, alur, perwatakaan, dan dialog
-KRITIK adalah pertimbangan baik buruk suatu hasil karya dengan memberikan alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu sifatnya objektif
-BIOGRAFI adalah data riwayat hidup seseorang
- OtoBIOGRAFI adalah data riwayat hidup diri sendiri.

Kamis, 28 Mei 2015

KONFIGURASI WIRELESS ACCESS POINT LINKSYS WAP54G

Kalau kita mau membuat suatu koneksi jaringan dengan menggunakan media transmisi nirkabel, maka satu perangkat yang kita butuhkan adalah Access Point. Access Point banyak beredar di pasaran dengan berbagai fitur dan spesifikasi yang ditawarkan. Salah satu merek yang paling populer adalah yang dikeluarkan oleh vendor Cisco, yaitu Linksys. Kali ini kita bahas fitur apa saja yang terdapat pada Access Point Linksys ini. Tipe yang akan dibahas adalah tipe WAP54G, berikut ini penampakannya.
41YQ841471L
Linksys WAP54G
Linksys WAP54G
Tampak Belakang Linksys WAP54G
Tampak Belakang Linksys WAP54G
Terdapat port untuk power, port konektor RJ45 untuk terhubung dengan network berkabel, dan tombol reset yang harus ditekan dengan alat kecil dan panjang seperti jarum kalau kita ingin menggunakannya.
Sekarang kita langsung coba jelaskan konfigurasi AP ini. Untuk dapat memasuki halaman konfigurasi AP kita harus menghubungkan AP dengan PC kita. Secara default, AP Linksys ini diberii IP 192.168.1.245. Maka untuk dapat terkoneksi dengan IP tersebut, beri PC kita yang satu network misalnya 192.168.1.10. Setelah konek, buka web browser dan masuk ke 192.168.1.245. Saat ada dialog box yang muncul meminta username dan password, isi saja admin untuk password. Setelah itu, muncullah halaman web berikut.
1
Halaman Setup
Halaman yang muncul pertama adalah subbagian Network Setup pada menu Setup. Pada bagian ini, kita bisa mengganti nama AP (bukan SSID ya.. tapi nama AP aja). Kita juga dapat merubah tipe IP untuk AP ini, apakah static atau dinamic. Static merupakan isi defaultnya, dengan Static IP ini kita memberikan IP secara manual pada AP. Kalau kita pilih Dinamic IP, maka AP akan menerima IP dari DHCP Server.
Selanjutnya, masih pada menu Setup tapi kita bergeser ke submenu AP Mode. Seperti inilah tampilannya..
Menu Setup, Submenu AP Mode
Menu Setup, Submenu AP Mode
Pada submenu ini, kita dapat merubah tipe dari AP yang akan digunakan. Ada empat jenis tipe, yaitu Access Point, Access Point Client, Repeater, dan Access Point Bridge.
  • Mode Access Point merupakan mode defaultnya. Dengan mode ini, AP menghubungkan banyak perangkat secara nirkabel. Mode ini bekerja mirip dengan perangkat Switch jika media transmisi yang digunakan berkabel.
  • Mode Access Point Client akan membuat AP terhubung dengan AP lainnya saja, tidak untuk menyebar koneksi ke perangkat lain. AP akan menjadi client dari AP lainnya.
  • Mode Repeater menjadikan AP sebagai penguat sinyal dari AP lainnya, sama dengan cara kerja repeater biasanya
  • Mode Access Point Bridge mirip dengan mode Access Point, namun pada mode ini AP akan bekerja sebagai bridge.
Sekarang kita beralih ke Menu Wireless. Saat menu wireless ini dipilih, halaman yang pertama muncul merupaka submenu Basic Wireless Setting.
Menu Wireless, Submenu Basic Wireless Setting
Menu Wireless, Submenu Basic Wireless Setting
Hal yang bisa “dioprek” pada submenu ini adalah:
  • Mode. Di sini kita bisa memilih mode teknologi wireless yang digunakan oleh AP. Apakah tipe B, G, atau keduanya (mixed).  Kalau kita pilih Wireless B only, maka perangkat yang bisa terhubung dengan AP ini hanya perangkat dengan teknologi wireless B saja, begitu pula kalau kita pilih Wireless G only. Jadi, sebaiknya pilih mixed supaya lebih fleksibel.
  • SSID bagian ini menentukan nama yang akan tertangkap oleh perangkat wireless yang mendapat sinyal dari AP kita.
  • Channel media koneksi wireles terbagi ke dalam beberapa channel supaya tidak saling mengganggu. Sesuaikan channel dengan perangkat wireless lain yang ada di sekitar AP yang kita pasang supaya tidak saling bertabrakan
  • SSID Broadcast kalau bagian ini didisable, maka AP kita akan tersembunyi dan hanya orang-orang yang tahu nama SSID kita saja yang dapat terkoneksi dengan AP kita.
Selain itu, ada juga submenu Wireless Security yang digunakan untuk meningkatkan keamanan jaringan dan perangkat wireless kita.
wireless security
wireless security
Disini, kita dapat memilih mode security untuk mengamankan jaringan dan perangkat wireless kita, diantaranya:
  • WEP
  • WPA Personal
  •  WPA 2 Personal
  • WPA 2 Enterprise
  • WPA 2 Mixed
  • WPA Enterprise
  • Radius
Perbedaan dari semua mode security diatas terdapat pada metode enkripsi passwordnya, kecuali pada mode Radius. Jika kita pilih Radius, maka kita harus siapkan sebuah Radius Server untuk memfilter perangkat yang dapat terhubung ke internet dengan menggunakan AP kita.
Selanjutnya, beralih ke submenu Wireless MAC Filter
MAC Filter
MAC Filter
Kalau kita enable-kan fitur ini, maka ada dua jenis filter yang dapat dipilih, yaitu Prevent atau Allow. Prevent akan mencegah daftar MAC Address yang kita masukkan ke list supaya tidak dapat terkoneksi. Sebaliknya, Allow hanya akan membuat MAC Address yang ada pada list yang bisa terkoneksi.
Masih ada satu lagi submenu yang terdapat pada menu Wireless, yaitu Advanced Setting. Sesuai namanya, submenu ini digunakan untuk konfigurasi lanjutan, seperti Transmission Rate, pemilihan antena, dsb.
Sekarang, kita beralih ke Menu Administration.
Menu Administration
Menu Administration
Dalam menu ini, kita bisa merubah password yang dapat digunakan untuk melakukan akses ke halaman administrasi Access Point, konfigurasi SNMP yang digunakan oleh jaringan wireless kita, pencatatan log, hingga merubah keonfigurasi ke setingan dari pabrik dan mengupdate firmware yang digunakan.

Ada juga menu Status, yang tampilan halamannya terlihat seperti pada gambar berikut ini.
Status Wireless Network
Status Wireless Network
Pada menu ini terdapat dua submenu, yaitu menu Local Network dan menu WIreless Network. Pada submenu Local Network, kita dapat melihat hasil konfigurasi yang kita lakukan mengenai koneksi dengan jaringan LAN seperti IP dan netmask yang digunakan, serta default gatewaynya. Selain itu, kita juga dapat melihat MAC Address milik interface port LAN yang ada pada AP ini serta versi firmware yang digunakan. Sementara pada submenu Wireless Network, kita dapat melihat setingan yang kita berikan sebelumnya, yaitu konfigurasi mengenai mode, SSID, channel yang digunakan, tipe security, dan apakah SSIDnya dibroadcast atau tidak. Selain itu, kita juga dapat melihat MAC Address yang digunakan AP ini.

Random Template